Bersama Hafidz Ahkam Bantu Para Pencari Nafkah Berjuang Di Tengah Wabah
Terkumpul
Rp 903.593
Batas Waktu
0 hari lagi
Program Oleh
SObat Surabaya
Terverifikasi

Bersama Hafidz Ahkam Bantu Para Pencari Nafkah Berjuang Di Tengah Wabah

Sobatfillah, wabah virus corona  (Covid19) yang semakin meluas telah banyak menimbulkan kecemasan dalam berbagai bidang kehidupan. Indonesia adalah salah satu negara terdampak yang mengalami krisis ekonomi, kesehatan hingga sosial akibat pandemi virus corona (Covid19). Semakin meluasnya wabah Covid19 di Indonesia, menjadikan pemerintah indonesia mengambil kebijakan physical distancing untuk mencegah penyebaran Covid19. Kebijakan tersebut tentu berdampak pada berbagai bidang kehidupan, khususnya dalam bidang sosial, perekonomian dan kesehatan.

Dengan diterapkannya kebijakan physical distancing menjadikan sebagian rakyat indonesia yang bermata pencaharian dalam bidang barang seperti pedagang kaki lima dan pedagang asongan serta pada bidang jasa seperti ojek online dan tukang pijat tentu merasakan kekhawatiran karena mata pencaharian tersebut sebagai jalan untuk menafkahi keluarga mereka. Tentu saja hal ini berdampak pada kegiatan beraktivitas masyarakat sehingga  para tukang pijat tuna netra mengalami dampak akibat wabah covid-19.

Salah satunya Pak Hendrik. Beliau setiap hari melaksanakan kegiatan pijatnya di rumah sederhana miliknya. Akibat wabah corona ini, pasien yang datang menjadi sepi. Ia pun menuturkan, di tengah wabah covid-19 para pasien banyak yang takut keluar rumah. Pak hendrik tinggal bersama sang adik yang juga sedang jatuh sakit.

Pak Hendrik menambahkan saat ini beliau dan sang adik mengandalkan belas kasihan dari orang sekitar. Saat Tim Sigab (Siaga Bencana) mendatangi rumahnya untuk kedua kali, di depan rumah terpampang tulisan “Rumah Dijual”.

“Saat ini sudah gak ada yang bisa untuk kita jual mas, ya terpaksa rumah ini yang sekarang mau kita jual”, tambah Pak Hendrik.

PPPA Daarul Qur’an Surabaya sebagai upaya untuk meringankan beban kebutuhan hidup warga terdampak covid-19 memberikan bantuan berupa paket sembako.

“Mudah mudahan paket sembako ini dapat bermanfaat bagi saya dan adik saya. Terima kasih keluarga besar PPPA Daarul Qur’an semoga urusannya dilancarkan dan rezki nya diberi keberkahan”, ucap Pak Hendrik.

Tukang pijit tuna netra lainnya ada Bu Siti.

 “Anak saya 4  mas masih pada kecil, suami saya tukang pijat juga sepi pasien. Ini aja sekitar 2 minggu gak ada yang mau pijat mas. .” ungkap Siti.

Belum lagi Bu Nur Fadilah, yang juga merasakan kesulitan menjalani profesi sebagai tukang pijat di kala pandemi. Ya Allah..

#SobatBaik kami mengajak seluruh masyakarat untuk bergerak bersama tolong-menolong dalam mengatasi dampak dari physical distancing khususnya bagi para tuna netra yang berjuang mencari nafkah. Yuk bersama lawan corona. Semoga sedekah ini menjadi jalan kita dihindarkan dari segala musibah, termasuk wabah. Aamiin.

Untuk Mendukung Program Ini Caranya :

1. Klik tombol "SEDEKAH SEKARANG".

2. Masukkan "NOMINAL" yang anda inginkan dan "Sertakan Doa terbaik Anda".

3. Pastikan Anda sudah mengisi “FORM DATA” yang tersedia dengan benar.

4. Pilih metode pembayaran (Transfer Bank BCA, BRI, BNI Syariah, Virtual Account dan Paytren) dan jika sudah login bisa medapatkan "kemudahan dalam bertransaksi"

5. Lakukan “transfer sesuai dengan Informasi di invoice” yang dikirim melalui email atau sms sistem.

Note :

*Jika menggunakan metode pembayaran Virtual Account diharapkan melalukan pembayaran sesuai dengan total biaya yang sudah ditambahkan dengan biaya admin bank.

** Pastikan email Daarul Qur'an dan Sedekah Online berada di "kotak masuk/primary Anda" untuk mendapatkan update laporan program melalui email.

***Jika Anda mengalami kesulitan bisa mengirimkan pesan chat kepada kami dengan klik "Tombol Bantuan" atau email ke [email protected]

Beritahu Program ini kepada Teman Lewat :
WHATSAPP

Disclaimer : Kami SedekahOnline.com tidak mewakili dan bertanggung jawab atas informasi program ini. Segala bentuk informasi yang ada di program ini sepenuhnya milik Penggalang Dana.