Indonesia memiliki hutan yang menjadi penopang kehidupan. Namun, ketika kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda, dampaknya bukan hanya dirasakan oleh alam. Asap yang menyebar juga mengancam kesehatan dan mengganggu aktivitas masyarakat. Udara bersih yang seharusnya bisa dihirup dengan leluasa kini menjadi sulit didapatkan oleh sebagian warga terdampak.
Berdasarkan pemantauan pada 12 Oktober 2026, titik panas terdeteksi di sejumlah wilayah Indonesia. Jumlah terbanyak tercatat di Kalimantan Tengah (5.938 titik), Papua Selatan (3.496 titik), dan Sumatera Selatan (1.280 titik). Titik panas juga terpantau di Papua Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, hingga Lampung.
Merespons kondisi tersebut, Tim Siaga Bencana (SIGAB) Laznas PPPA Daarul Qur’an telah membagikan masker dan Oksigen portable kepada warga terdampak di Palembang. Upaya ini akan dilanjutkan dengan penyaluran kebutuhan mendesak lainnya serta layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Di tengah ancaman kabut asap, saudara-saudara kita membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan mendesak dan menjaga kesehatan mereka.
SahabatQu, jangan biarkan mereka menghadapi masa sulit ini tanpa kepedulian kita. Melalui donasi bersama Laznas PPPA Daarul Qur’an, Anda dapat mengambil bagian dalam menghadirkan bantuan dan layanan kesehatan bagi warga terdampak karhutla.
Belum Ada Update