MENDESAK ANCAMAN ISPA! Bantu Korban Asap Karhutla
Pppajawatimur Identitas terverifikasi
Rp 0 terkumpul dari Rp 121.000.000
jumlah donatur 0 donatur
sisa waktu 60 hari lagi
Bantu share campaign ini :
Informasi Campaign

Laznas PPPA Daarul Qur’an adalah lembaga amil zakat nasional yang telah bergerak di bidang pemberdayaan Al-Qur’an, pendidikan, dan kemanusiaan di seluruh Indonesia dengan jaringan aktif di 17 provinsi. Melalui unit SIGAB, kami turut hadir di garis depan setiap kali bencana dengan memastikan bantuan sampai langsung ke tangan warga yang paling membutuhkan, cepat dan terukur.

 

Hingga Senin, 19 Oktober 2026, krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berada pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan. Berdasarkan pantauan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20, terdeteksi 4.520 titik panas di seluruh Indonesia dengan 1.104 titik berstatus high confidence. Dalam 24 jam terakhir, amukan api telah menghanguskan sedikitnya 1.171,26 hektare lahan di enam provinsi tanggap darurat.

Sebaran titik panas tertinggi saat ini meliputi beberapa provinsi:

  1. Kalimantan Tengah: 1.444 titik
  2. Sumatera Selatan: 1.251 titik
  3. Jambi: 870 titik
  4. Kalimantan Selatan: 430 titik
  5. Kalimantan Barat: 324 titik

Luasnya lahan yang terbakar berdampak langsung pada kelangsungan hidup ratusan ribu warga. Kabut asap pekat beracun kini menyelimuti permukiman, menurunkan kualitas udara hingga ke tingkat berbahaya, dan memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kelompok paling rentan yaitu anak-anak, lansia, dan ibu hamil, menjadi korban terdampak yang paling membutuhkan pertolongan segera.

 

Tim SIGAB Laznas PPPA Daarul Qur’an telah bergerak cepat sejak awal krisis. Di Palembang, tim kami telah mendistribusikan masker pelindung dan oksigen portable kepada warga terdampak. Selanjutnya, kami berencana memperluas intervensi tanggap darurat ke tiga titik di Kalimantan: Martapura, Pangkalan Bun, dan Lamandau. Sebaran wilayah yang saat ini paling terkepung kabut asap dan paling mendesak membutuhkan bantuan perlindungan kesehatan.

Sebanyak 3.000 paket logistik medis sedang disiapkan untuk disalurkan kepada warga terdampak di seluruh titik intervensi. Namun untuk mewujudkan ini, kami membutuhkan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia.

 

Melalui galang dana ini, kami sangat mengharapkan dukungan dari kita bersama agar warga terdampak karhutla, terutama anak-anak, lansia, dan ibu hamil yang paling rentan dapat segera terlindungi dari bahaya paparan asap beracun.

Belum Ada Update

Belum Ada Donasi