Masuk atau daftar untuk
menggunakan fitur lainnya dari Sedekah Online


Sumber : dokumentasi puting beliung bogor

Musibah seakan tak kunjung usai, berbagai wilayah di Indonesia saat ini sedang dilanda bencana. Gempa, banjir, bahkan erupsi gunung berapi saat ini tengah menimpa sejumlah wilayah di Indonesia. Padahal dampak bencana tsunami di Selat Sunda saja masih belum sepenuhnya selesai.

Seperti yang terjadi pada Senin (31/12/2018) lalu, Indonesia dikejutkan dengan bencana longsor yang menimpa kabupaten Sukabumi. Tepatnya di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Akibat longsor tersebut, 30 unit rumah warga tertimbun dan mengalami kerusakan.

Tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an Bogor langsung terjun ke lapangan membantu evakuasi. Korban terus bertambah, kini 34 orang dinyatakan meninggal dan 26 orang belum ditemukan. Sejumlah 63 orang megungsi di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Sukabumi.

Tim SIGAB juga mendirikan posko sementara di sekolah terdekat dan masih mencari masjid terdekat untuk menjadi posko utama. Adapun kebutuhan mendesak saat ini meliputi sembako, selimut, kasur lantai, dan alat-alat sekolah.

Aksi kemanusiaan lainnya juga dilakukan di sejumlah wilayah bencana yang membutuhkan seperti banjir di Kabupaten Barru (Sulawesi Selatan) serta untuk para korban tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung Selatan.

Lalu pada Kamis (10/1/2019) malam, Gunung Agung di Bali juga kembali meletus. Erupsi Gunung Agung terekam seismograf dengan durasi sekitar 4 menit dengan amplitudo maksimum 22 mm.

"Terjadi erupsi Gunung Agung, Bali pada 10 Januari 2019 pukul 19.55 Wita namun tinggi kolom abu tidak teramati,” demikian menurut keterangan petugas di Pos Pemantauan gunung api Agung di Desa Rendang, Karangasem, Bali.

Saat ini Gunung Agung berada dalam status Level III atau Siaga, dan muncul imbauan kepada warga untuk senantiasa waspada dan tak melakukan aktivitas dalam radius empat kilometer dari Gunung Agung.

Begitu banyaknya bencana yang terjadi membuat kami membuka peluang donasi bagi masyarakat yang ingin membantu rakyat Indonesia yang tengah terpapar bencana.

“Bagi masyarakat yang ingin membantu bisa melalui sedekahonline.com. Semoga dapat sedikit meringankan beban para korban terdampak bencana di seluruh Indonesia,” ujar Direktur PPPA Daarul Qur’an, Tarmizi As Shidiq.

Untuk Mendukung Program Ini Caranya :

1. Klik tombol "SEDEKAH SEKARANG".
2. Masukkan "NOMINAL" yang anda inginkan dan "Sertakan Doa terbaik Anda".
3. Pastikan Anda sudah mengisi form yang tersedia dengan benar.
4. Pilih metode pembayaran (Transfer Bank BCA, BRI, BNI Syariah dan Virtual Account BNI) dan jika sudah login bisa medapatkan "kemudahan dalam bertaransaksi"
5. Lakukan transfer sesuai dengan Informasi yang terdapat di invoice yang dikirim melalui email atau sms.

6. Jika menggunakan metode pembayaran Virtual Account diharapkan melalukan pembayaran sesuai dengan total biaya yang sudah ditambahkan dengan biaya admin bank.
7. Pastikan email Daarul Qur'an dan Sedekah Online berada di "kotak masuk/primary Anda" untuk mendapatkan update laporan program melalui email.

(**Jika Anda mengalami kesulitan bisa mengirimkan pesan chat kepada kami dengan klik "Tombol Bantuan")

UPDATE 7 : Sebanyak 14 Selter Telah Berdiri di Konawe Utara

Wajah Ibu Nurlia (53) terlihat sumringah. Ia merupakan satu dari sekian korban banjir bandang Konawe Utara yang rumahnya ikut hanyut terseret air. Genangan air setinggi dua meter telah merenggut rumah barunya sesaat setelah musibah kebakaran melalap seluruh harta bendanya. Kini warga Desa Wanggudu Raya, Konawe Utara ini kembali kehilangan tempat tinggalnya.

Nurlia dan puluhan ribu korban lainnya tengah berusaha bangkit. Doa-doa mereka langitkan di setiap sujud terakhir dalam salatnya perlahan mulai diijabah oleh Allah SWT. Alhamdulillah, tenda biru yang membentang di Posko Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur'an cukup menjadi tempat berteduh sementara.

"Perasaannya campur aduk. Bahagia sekaligus terharu. Tenda ini jadi penyelamat untuk saya dan keluarga. Terima kasih Daarul Qur'an dan para donatur, semoga Allah selalu berikan keberkahan dan rezeki yang melimpah untuk kita semua, Aamiin,” ungkapnya pada Jumat (21/6/2019).

Alhamdulillah, sampai hari ini sebanyak 14 selter telah dibangun dan mampu menampung 16 KK atau sekitar 75 korban. Selter tersebut dibangun di Posko SIGAB PPPA Daarul Qur'an di Wanggudu Raya. Jumlah ini akan terus bertambah  mengingat masih banyak korban yang belum memiliki tempat berlindung sementara pasca musibah banjir melanda daerah ini.

Mari terus dukung upaya penanganan korban banjir di Konawe Utara. Sedikit bantuan dari kita dapat meringankan beban mereka. Semoga Allah SWT memberikan balasan kebaikan yang berlimpah dari keikhlasan bederma melalui setiap rupiah yang dikeluarkan. Aamiin.

UPDATE 6 : Sebanyak 5.703 Jiwa Terkena Dampak Banjir Konawe Utara


Sumber : Dokumentasi news.okezone.com Banjir di Konawe Utara (foto: ist)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan sebanyak 1.598 Kepala Keluarga (KK) atau 5.703 jiwa yang tersebar di 42 desa terkena dampak dari banjir yang terjadi di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara sejak dua pekan. Kini mereka yang menjadi korban masih tinggal di sejumlah posko pengungsian karena di sejumlah desa banjir masih belum surut.

Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan ada 202 unit rumah hanyut, 1.396 rumah dan 1.484,8 hektare lahan pertanian serta tiga unit pasar terendam banjir. Begitu pula dengan fasilitas umum serta fasilitas sosial, meliputi sekolah sebanyak 28 gedung, kantor desa sebanyak dua gedung dan balai desa yang sudah tidak bisa digunakan.

“Ada pula rumah ibadah sebanyak lima bangunan masjid terendam, dan dua puskesmas. Sementara jembatan dan jalan meliputi empat jembatan penghubung antara kabupaten dan provinsi serta jembatan dari satu Desa Laronanga ke Desa Puwonua hanyut dan terputus,” ujar Sutopo dalam siaran persnya pada, Rabu (12/6).

Ratusan warga pun mulai terserang berbagai penyakit seperti diare, demam, gatal-gatal, sakit kepala serta berbagai penyakit lainnya. Kebutuhan mendesak yang harus segera tertangani adalah pelayanan kesehatan, dapur umum, dan kebutuhan logistik lainnya. Sampai saat ini, masih ada tiga desa terisolir yakni Kecamatan Wiwirano meliputi Desa Padalere Utama, Desa Padalere dan Desa Lamonae Utama.

Menanggapi hal tersebut, PPPA Daarul Qur’an mengirim tim Siaga Bencana (SIGAB) ke sejumlah titik lokasi yang terkena dampak banjir untuk melakukan assessment dan setelah itu mendistribusikan bantuan untuk para korban. Medan yang sulit, tak menyurutkan langkah tim SIGAB untuk tetap menyusuri  dan menerobos banjir yang masih menggenang di beberapa wilayah.

“Tim menyusuri banjir dengan motor, namun untuk sampai di Konawe Utara motor harus diangkut terlebih dahulu dengan rakit dan diangkat ke mobil-mobil besar karena banjir belum surut dan arus air masih deras. Sehingga motor yang akan melintas ditakutkan mogok di tengah jalan,” ujar Dena Fadillah, Pimpinan PPPA Daarul Qur’an Makassar sekaligus Koordinator SIGAB untuk Banjir Konawe.

Dena mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk turut mendoakan saudara-saudara kita yang tengah dilanda bencana. “Semoga banjir di Konawe Utara segera surut dan mereka yang menjadi korban diberikan kesabaran. Bagi sahabat yang ingin terlibat langsung membantu para korban banjir bisa langsung berdonasi melalui rekening kemanusiaan PPPA Daarul Qur’an atau Sedekah Online,” ujarnya.

 

UPDATE 5: Aksi Tim Sigab Untuk Kampung Dayung

Desa Bojongsari menjadi target aksi penyaluran bantuan banjir tim Siaga Bencana (Sigab) PPPA Daarul Qur'an pada Kamis (11/4/2019). Saat itu tim Sigab mengunjungi lokasi banjir yang diakibatkan luapnya tanggul sungai Cimanuk.

Banjir tersebut beberapa hari sebelumnya telah merendam lima desa. "Alhamdulillah, banjir sudah tidak separah dua hari yang lalu,” ujar Ibu RT 12 Kampung Dayung kepada tim Sigab.

Meski sudah mulai surat, namun kampung Dayung masih terendam banjir setinggi lutut orang dewasa. Hal ini dikarenakan lokasi kampung yang berdekatan dengan waduk Dayung. Bahkan masih banyak warga yang mengungsi di tenda darurat.

Untuk membantu warga, tim Sigab PPPA Daarul Quran Cirebon mengirimkan bantuan berupa bahan mentah seperti beras, telur, tepung, minyak, dan kebutuhan lainnya.

Mari terus dukung program Indonesia Siaga Bencana. Semoga kita selalu diberikan pertolongan oleh Allah SWT agar terhindar dari musibah dan bahaya. Aamiin.

 

UPDATE 4: Tim SIGAB PPPA Bantu Warga Kebakaran Krukut

Tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an mengirimkan bantuan yang menjadi kebutuhan warga Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat yang dilanda musibah kebakaran pada Ahad (17/3/2019) pagi.

Kebakaran tersebut telah melalap habis sembilan RT di daerah tersebut. Bahkan  untuk mengatasinya, Suku Dinas (Sudin) Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Barat dibantu Sudin Damkar Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 34 unit mobil dan 170 personel pemadam.

Hasil pendataan sementara Kecamatan Taman Sari, tercatat 506 rumah terbakar yang dihuni 2.060 jiwa (665 KK). Warga terdampak tersebut mengungsi di Masjid Jami Al Aman dan Masjid Al-Ikhlas RW 05 Jalan Talib 2.

Tak hanya mengerahkan tim SIGAB, PPPA Daarul Qur’an pada Senin (18/3/2019) juga menurunkan tim Kampung Bersih (KASIH) untuk membantu membersihkan puing-puing bangunan pascakebakaran.

Berdasarkan pantauan lapangan, hingga saat ini para korban membutuhkan berbagai macam bantuan logistik seperti alat mandi, pampers, pakaian layak, pakaian dalam, dan susu formula.

Mari terus salurkan donasi untuk program Indonesia Siaga Bencana. Semoga kita senantiasa diberikan keselamatan dan dalam lindungan Allah SWT. Aamiin.

 

UPDATE 3 : Tim SIGAB Susuri Desa Rannaloe

Tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an berhasil susuri Desa Rannaloe, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Rabu (23/1/2019). Curah hujan yang tinggi pada Selasa (22/1/2019) berdampak pada tanah longsor di kawasan Rannaloe.

"Akses menuju lokasi sangat sulit, jadi kita pakai motor milik warga untuk menjangkau lokasi dan mendistribusikan bantuan logistik dan layanan medis,” kata Koordinator tim SIGAB PPPA Daarul Qur'an Makassar Ilyas Abdullah.

Sesampainya di sana, Tim SIGAB menemukan Dg. Ngenah korban yang tertimpa material longsor mengalami patah tulang rusuk dan..

Selengkapnya : https://www.sedekahonline.com/donasi/bantu-korban-banjir-sulawesi-selatan

 

UPDATE 2 : SIGAB Turut Evakuasi Tanah Longsor di Sapaya

Selain air yang menggenang pemukiman penduduk Sulawesi Selatan, bencana banjir akibat curah hujan tinggi juga mengakibatkan tanah longsor di sejumlah titik. Salah satunya di Jalan Ciniayo, Lingkungan Bone Baru, Kelurahan Sapaya, Kecamatan Bugaya. Lokasi ini telah terisolisir dampak tanah longsor sejak Selasa (22/1/2019) lalu.

Kamis (24/1/2019), tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an tiba di Sapaya. Sulitnya akses perjalanan sama sekali tidak menyurutkan semangat Tim SIGAB untuk menjangkau lokasi tersebut. Karena jalan satu-satunya menuju Sapaya terputus, genangan air di sungai dan persawahan justru menjadi jalur alternatif untuk tiba di lokasi.

Hingga kedatangan tim SIGAB, reruntuhan bangunan masih terlihat berserakan di longsoran tanah yang masih basah..

Selengkapnya : https://www.sedekahonline.com/donasi/bantu-korban-banjir-sulawesi-selatan

 

UPDATE 1 : SIGAB Salurkan Bantuan Korban Banjir SulSel

Tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an bersama relawan Makassar tiba di Desa Rappocidu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. pada Selasa (22/1/2019). Berbagai bantuan logistik berupa 50 makanan siap saji, 34 dus air mineral, dan 23 tabung gas elpiji 3 kg telah dibagikan kepada para korban terdampak banjir di sana.

Selain bantuan logistik, tim SIGAB juga membawa obat-obatan untuk keperluan layanan medis. Bantuan ini sangat dibutuhkan untuk para korban yang sudah mulai terserang berbagai penyakit seperti gatal-gatal, pilek, dan demam. Beberapa korban juga mengeluhkan penyakit maag akibat sulitnya akses keluar masuk desa sehingga makan tidak teratur.

Hingga saat ini, 34 keluarga telah menerima bantuan dan 167 pengungsi mendapat layanan trauma healing dari tim SIGAB. Untuk mempermudah penyaluran bantuan, tim SIGAB juga membuka posko layanan medis yang dibantu oleh dokter dan beberapa relawan kesehatan. Kami mengajak kepada para jamaah untuk terus mendoakan dan memberikan bantuan untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir di Sulawesi Selatan. Semoga kita senantiasa dalam perlindungan Allah SWT, Aamiin.

TOTAL DONATUR : 196
45.000
Nunung ist
17 July 19
150.000
nn135
16 July 19
Orang tua, keluarga dan saudara saya senantiasa sehat, dimudahkan beribadah kepada ALLOH SWT, dan dimudahkan mendapat rizki yg halal barokah, serta diajauhkan dr permasalahan hukum
50.000
Luthfi
16 July 19
Semoga bermanfaat
30.000
Hamba Allah
15 July 19
Semoga slalu ostiqomah dijalan Allah, makin dekat dengan Allah, sehat jiwa dan raga. Aamiin
60.000
Ilah Suhaelah
13 July 19
Semoga bermanfaat
TAMPILKAN DONATUR LAINNYA
sedekah sekarang