Masuk atau daftar untuk
menggunakan fitur lainnya dari Sedekah Online

Sumber : Desain Institut Daarul Qur'an yang akan di bangun

Sri Hartika adalah santriwati asal Tarakan, Kalimantan Utara. Tika adalah alumni Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Takhassus. Anak nelayan yang bercita-cita menjadi guru PAUD ini telah menyelesaikan hafalannya hingga 30 juz.

“Alhamdulillah sudah menyelesaikan hafalan Qur’an 30 juz,” katanya.

Untuk mewujudkan cita-citanya menjadi guru PAUD, Tika siap untuk bergabung bersama Institut Daarul Qur’an (Idaqu).

“Alhamdulillah jika bisa dapat beasiswa, saya senang,” ujarnya.

Tika adalah salah satu dari sekian banyak alumni Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an yang insya Allah akan menghiasi Idaqu, sebuah kampus yang didedikasikan untuk para pembumi Al-Qur’an.

“Pengen kuliah, soalnya kalau kuliah orang tua saya bahagia banget. Apalagi dapat gelar sarjana, Alhamdulillah. Saya ingin kuliah serius agar bisa fokus menjadi sarjana,” ungkapnya.

Kecintaan Sri Hartika kepada Al-Qur’an membuatnya ingin terus belajar dan menjadi ahli Al-Qur’an. Untuk mewujudkan itu semua Ia ingin sekali melanjutkan pendidikannya lebih tinggi. Untuk itu, kami berikhtiar membangun Institut Daarul Qur’an. Sebuah perguruan tinggi yang akan dibangun di Cipondoh Ketapang, Tangerang di atas tanah 7.000 m2, dan akan menampung ribuan mahasiswa per tahun.

Melalui kampus ini kami ingin memberikan alternatif pendidikan tinggi yang berbasis karakter Qur'ani bagi masyarakat Indonesia dan memberikan kesempatan beasiswa bagi Mahasiswa yang berprestasi.

"Ada 90 ribu an santri tahfiz yang Daarul Qur'an naungi di 30 pesantren dan 1.000 rumah tahfiz dan melaui program Qur’an Call dan Beasiswa Tahfidz Qur’an. Diantara mereka 90% nya gratis. Pembangunan Institut Daarul Qur'an adalah ikhtiar agar mereka bisa terus belajar untuk mempersiapkan diri menjadi pendidik, pemimpin dan entrepreneur yang berkarakter Qur'ani," Ustad Anwar Sani

Dengan bersama mewujudkan perguruan tinggi ini, kami ingin mencetak kader-kader tahfizh, generasi Qur’an dan para calon pemimpin masa depan yang handal dengan program studi sebagai berikut:

Sumber : Fakultas Institut Daarul Qur'an yang akan di buka

Selain itu, keunggulan Institut Daarul Quran adalah akan ditekankannya pembinaan "Daqu Method". Yaitu, melaksanakan yang wajib dan menghidupkan yang sunah.

Insya Allah, pembangunan Institut Daarul Qur’an akan dimulai pada 27 April 2019. Harapannya juga izin dari Kemenag dan Dikti turun sekitar bulan Juli maka kegiatan kegiatan kuliah akan dimulai berjalan pada bulan September 2019 dengan menggunakan sarana Pesantren Tahfizh Daarul Quran terlebih dulu.

Rasulullah saw bersabda:

“Ketika seseorang telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali 3 (perkara) : shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang berdoa baginya.” (HR Muslim)

Untuk itu, Daarul Qur'an meyakini bahwa sedekah yang paling produktif adalah pendidikan, berbasis Al Quran.

Jadi, mari bersedekah bantu pembangunan Institut Daarul Quran yang insya Allah sangat penting untuk hadirnya generasi masa depan yang berkarakter Qur'ani.

Semoga sedekah Anda menjadi amal jariyah yang menambah timbangan dan mengalirkan terus kebaikan kita seiring tersebarnya dakwah dan kebermanfaatan lulusan Institut Daarul Qur'an di seluruh Indonesia dan dunia.


Sumber : Desain Institut Daarul Qur'an yang akan di bangun

Untuk Mendukung Program Ini Caranya :

1. Klik tombol "SEDEKAH SEKARANG".
2. Masukkan "NOMINAL" yang anda inginkan dan "Sertakan Doa terbaik Anda".
3. Pastikan Anda sudah mengisi form yang tersedia dengan benar.
4. Pilih metode pembayaran (Transfer Bank BCA, BRI, BNI Syariah dan Virtual Account BNI) dan jika sudah login bisa medapatkan "kemudahan dalam bertaransaksi"
5. Lakukan transfer sesuai dengan Informasi yang terdapat di invoice yang dikirim melalui email atau sms.

6. Jika menggunakan metode pembayaran Virtual Account diharapkan melalukan pembayaran sesuai dengan total biaya yang sudah ditambahkan dengan biaya admin bank.
7. Pastikan email Daarul Qur'an dan Sedekah Online berada di "kotak masuk/primary Anda" untuk mendapatkan update laporan program melalui email.

(**Jika Anda mengalami kesulitan bisa mengirimkan pesan chat kepada kami dengan klik "Tombol Bantuan")

UPDATE 8: Peletakan Batu Pertama Kampus IDAQU

Pembangunan kampus Intitut Daarul Qur’an (IDAQU) akhirnya resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya seremonial peletakan batu pertama pada Sabtu (27/4/2019) lalu di Kampung Ketapang, Cipondoh Makmur, Tangerang, Banten. Kegiatan ini dihadiri sejumlah assatidz Daarul Qur’an serta Muspika Kecamatan Cipondoh.

Lurah Cipondoh Makmur Boyke Hurip Hermawan, dalam sambutannya mengapresiasi pendirian IDAQU ini. Menurutnya, ini sejalan dengan visi pemerintah dalam rangka mencerdaskan anak bangsa.

“Sebagaimana dengan cita-cita Walikota Tangerang yang ingin menciptakan masyarakat berkarakter bersaing dan berakhlakul karimah maka pendirian institut ini sangat kita dukung,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Daarul Qur’an Sukman Hermawan menyatakan terima kasih kepada masyarakat Ketapang yang selalu mendukung kegiatan Daarul Qur’an. Ia berharap sinergi antara Daarul Qur’an dan masyarakat ini bisa menghasilkan sumber daya manusia yang lebih baik kedepannya.

Wakil Rektor IDAQU Iman Fathurrohman dalam sambutannya menyebutkan, pendirian IDAQU ini sebagi misi Daarul Qur’an untuk menciptakan para penghafal al-Quran dari berbagai disiplin ilmu.

Setelah beberapa sambutan acara dilanjutkan dengan tausiyah agama yang disampaikan Kabiro Kominfo Daarul Qur’an Hendy Irawan Saleh. Dalam tausiyahnya, ia mengatakan semangat pendirian IDAQU adalah menciptakan kader muslim yang memadukan kecerdasan intelektual dan religi. Hal ini tercermin dari bangunan awal yang akan didirikan adalah masjid.

“Sebagaimana kampus-kampus awal yang dibangun oleh umat Islam, yang pertama didirikan adalah masjid. Ini memberi tanda masjid akan menjadi pusat kegiatan dari kampus itu sendiri agar nantinya ilmu yang kita dapat selalu berada dalam bimbingan Allah SWT,” ujarnya.

IDAQU didirikan dalam rangka ikhtiar mewujudkan mimpi untuk membangun Indonesia dan dunia dengan al-Qur’an. Melalui IDAQU, Daarul Qur’an berharap dapat melebarkan sayap perjuangannya dalam membina kader-kader tahfizh yang memiliki idealisme untuk mewujudkan dan melanjutkan “Dream Daqu” di kemudian hari.

 

UPDATE 7: Penentuan Kiblat Masjid Idaqu

Persiapan pembangunan kampus Institut Daarul Qur’an (IDAQU) hingga saat ini masih terus berlangsung. Setelah lahan sudah dinyatakan siap, berikutnya adalah penetapan arah kiblat.

Penetapan arah kiblat masjid kampus IDAQU ini dilakukan oleh tim dari Departemen Agama yang dipimpin oleh Drs.HM. Bahtera Yudha, MM pada Rabu (24/4/2019). Hadir dalam penentuan arah kiblat tersebut Rektor IDAQU Anwar Sani serta Ketua Daarul Qur’an Ahmad Jamil.

Masjid menjadi bangunan pertama yang akan dibangun, karena selain menjadi pusat ibadah juga bisa menjadi pusat aktivitas lainnya. Sebagaimana halnya Rasulullah Saw yang menjadikan masjid sebagai bangunan pertama yang didirikan saat hijrah ke Madinah.

Masjid yang rencananya dinamakan al-Anwar ini akan berdiri di lahan seluas 260 meter persegi dengan kapasitas 1000 jamaah.  Sejumlah fasilitas seperti toilet dan tempat wudhu serta kolam yang mengelilingi masjid juga akan hadir di masjid tersebut.

Idaqu sendiri akan berdiri di lahan seluas kurang lebih 7000 meter persegi dan terletak di daerah Ketapang, Cipondoh Makmur ini juga sedang dipersiapkan untuk prosesi peletakan batu pertama.

“Insya Allah, groundbreaking akan dilaksanakan pada 27 April mendatang,” ujar Anwar Sani.

IDAQU didirikan dalam rangka ikhtiar mewujudkan mimpi untuk membangun Indonesia dan dunia dengan al-Qur’an. Melalui IDAQU, Daarul Qur’an berharap dapat melebarkan sayap perjuangannya dalam membina kader-kader tahfizh yang memiliki idealisme untuk mewujudkan dan melanjutkan “Dream Daqu” di kemudian hari.

 

UPDATE 6: Lahan Kampus IDAQU Mulai Dipersiapkan


Dokumentasi : Proses perataan tanah untuk membuat kampus Institut Daaru Qur'an

Persiapan pembangunan kampus Institut Daarul Qur’an (IDAQU) hingga saat ini masih terus berlangsung. Sambil mengawal proses turunnya ijin operasional, pihak kampus juga sedang menyiapkan lahan untuk pembangunan gedung perkuliahan.

“Saat ini lahan bakal calon kampus sedang melalui tahapan land clearing, yaitu dalam proses pemadatan tanah. Selain itu juga, rencananya dalam waktu dekat akan dilakukan pengukuran dan penentuan arah kiblat,” demikian seperti disampaikan Rektor IDAQU Anwar Sani, Ahad (21/4/2019).

Lahan seluas kurang lebih 7000 meter persegi dan terletak di daerah Ketapang, Cipondoh Makmur ini juga sedang dipersiapkan untuk prosesi peletakan batu pertama.

“Insya Allah, groundbreaking akan dilaksanakan pada 27 April mendatang,” ujarnya.

IDAQU didirikan dalam rangka ikhtiar mewujudkan mimpi untuk membangun Indonesia dan dunia dengan al-Qur’an. Melalui IDAQU, Daarul Qur’an berharap dapat melebarkan sayap perjuangannya dalam membina kader-kader tahfizh yang memiliki idealisme untuk mewujudkan dan melanjutkan “Dream Daqu” di kemudian hari.

 

UPDATE 5: Borang Sudah di Kemenag, IDAQU Menanti Izin Turun

Persiapan dalam rangka mengawal kelahiran Institut Daarul Qur’an (IDAQU) masih terus berlangsung. Saat ini, borang perijinan IDAQU sudah berada di tangan Kementrian Agama (Kemenag).

“Borang sudah ada di Kemenag. Kita tinggal menunggu jadwal visitasi dari Kemenag ke IDAQU. Berdasarkan informasi, visitasi akan dilakukan sebelum pemilu. Kalau Kemenag sudah visitasi, selanjutnya tinggal menunggu izin turun. Sehingga, insya Allah, bulan September tahun ini perkuliahan bisa dimulai,” demikian menurut Rektor IDAQU Anwar Sani, Jumat (5/4/2019).

Dalam proses penantian turunnya izin Kemenag, IDAQU sendiri sudah membuka peminatan jurusan untuk melihat antusiasme masyarakat terhadap kehadiran lembaga pendidikan tinggi ini.

“Dari pendaftaran peminatan jurusan yang dilakukan di web IDAQU, ada 634 orang calon mahasiswa yang tertarik dengan delapan program studi yang ditawarkan IDAQU,” ujarnya.

Kedelapan program studi tersebut adalah Ilmu al-Qur’an dan Tafsir, Ilmu Hadits, Manajemen Keuangan Syariah, Manajemen Bisnis Syariah, Manajemen Zakat dan Wakaf, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, dan Bimbingan Konseling Pendidikan Islam.

“Dari delapan jurusan tersebut, ada dua jurusan yang menjadi favorit, yaitu Ilmu al-Qur’an dan Tafsir serta Manajemen Bisnis Syariah,” katanya.

Sementara itu, peletakan batu pertama dari institut ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada akhir April 2019.

“Insya Allah, ground breaking IDAQU akan dilaksanakan pada 27 April 2019,” katanya mengakhiri perbincangan.

IDAQU didirikan dalam rangka ikhtiar mewujudkan mimpi untuk membangun Indonesia dan dunia dengan al-Qur’an. Melalui IDAQU, Daarul Qur’an berharap dapat melebarkan sayap perjuangannya dalam membina kader-kader tahfizh yang memiliki idealisme untuk mewujudkan dan melanjutkan “Dream Daqu” di kemudian hari.

 

UPDATE 4: Visitasi Kopertais II Ke Idaqu

Sabtu, 7 Maret 2019, Koordinasi Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (KOPERTAIS) Wilayah II Jawa Barat dan Banten, yang diwakili oleh Drs. Nasihudin, M.Pd dan Drs. Tamami, M.Ag, mengunjungi bakal lokasi Institut Daarul Qur'an (Idaqu) yang berlokasi di Ketapang, Tangerang, Banten.

Datang pukul 08.00 WIB, keduanya disambut langsung oleh Penasehat Daarul Qur'an KH Yusuf Mansur, Rektor Idaqu Anwar Sani, Ketua Daarul Qur'an ustaz Ahmad Jamil dan Tarmizi Ashidiq. Keduanya langsung diajak berkeliling ke areal pesantren Daarul Qur'an untuk selanjutnya melihat bakal kelas sementara Idaqu dan sejumlah fasilitas lainnya.

Dua perwakilan Kopertais II ini mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Daarul Qur'an. Menurut mereka di wilayah Banten hingga saat ini masih sedikit perguruan tinggi Islam swasta, maka itu Kopertais II sangat mendorong lembaga-lembaga pendidikan Islam untuk membangun perguruan tinggi.

Kunjungan Kopertais II ini, sebagaimana disampaikan Anwar Sani menjadi momen penting bagi pendirian Idaqu. Visitasi ini akan mengawali proses beroperasinya Idaqu. Beliau pun berharap semua proses administasi akan berjalan sesuai rencana hingga pada tahun 2019 ini Idaqu bisa memulai kuliah pertamanya.

 

UPDATE 3: Kopertais II Sambut Positif Kedatangan IDAQU

Rektor Institut Daarul Qur’an (IDAQU) bersama Ketua Tim Pendirian mengunjungi Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah II Jawa Barat dan Banten yang berlokasi di Bandung pada Selasa (12/2/2019).

Kedatangan ke kantor Kopertais yang berada di Bandung, Jawa Barat ini dalam rangka mengurus perizinan operasional lembaga pendidikan tinggi Islam yang akan didirikan Daarul Qur’an.

IDAQU disambut oleh Wakil Koordinator III Bidang Akademik dan Kelembagaan Kopertais Wilayah II Jawa Barat dan Banten Nasihudin atau yang akrab dipanggil Pono. “Di sana IDAQU disambut Pak Pono. Saat Daqu mengajukan, mereka merespon positif untuk berdirinya IDAQU,” demikian menurut Rektor IDAQU Anwar Sani, Rabu (13/2/2019).

Sebagai respon dari kunjungan IDAQU, maka pihak Kopertais II akan segera mengagendakan kunjungan balik ke IDAQU. “Akan ada visitasi Kopertais untuk memastikan bahwa dokumen dan perizinan IDAQU sudah sesuai persyaratan perizinan,” ujarnya.

Untuk diketahui, IDAQU didirikan dalam rangka ikhtiar mewujudkan mimpi untuk membangun Indonesia dan dunia dengan al-Qur’an. Melalui IDAQU, Daarul Qur’an berharap dapat melebarkan sayap perjuangannya dalam membina kader-kader tahfizh yang memiliki idealisme untuk mewujudkan dan melanjutkan “Dream Daqu” di kemudian hari.

 

UPDATE 2 : 248 Pascasarjana Melamar Jadi Dosen di IDAQU

Sebanyak 248 pascasarjana melamar untuk menjadi dosen tetap di Institut Daarul Qur’an (IDAQU). Hal ini seperti disampaikan oleh Rektor IDAQU Anwar Sani.

“Ya, ada 248 orang lulusan S2 melamar ke IDAQU. Iklan kami hanya lewat media sosial, tapi Alhamdulillah bisa menarik minat para lulusan S2 untuk mendaftar. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk bergabung dengan dakwah IDAQU,” ujar Anwar Sani, Rabu (13/2/2019).

Sani, panggilan akrabnya, menyebutkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan penyaringan dari para calon dosen yang melamar. Ia dan tim tengah memilah dan memilih lamaran yang masuk, yang sesuai dengan kriteria IDAQU.

“Setelah lolos penyaringan, para calon dosen nanti akan kami minta untuk mengurus kelengkapan persyaratannya. Seperti misalnya surat bebas narkoba,” katanya.

Untuk diketahui, IDAQU didirikan dalam rangka ikhtiar mewujudkan mimpi untuk membangun Indonesia dan dunia dengan al-Qur’an. Melalui IDAQU, Daarul Qur’an berharap dapat melebarkan sayap perjuangannya dalam membina kader-kader tahfizh yang memiliki idealisme untuk mewujudkan dan melanjutkan “Dream Daqu” di kemudian hari.

 

UPDATE 1: IDAQU Persiapkan Pendirian Lembaga

Yayasan Daarul Qur’an Indonesia terus mempersiapkan seluruh kebutuhan pendirian Institut Daarul Qur’an (IDAQU). Muhammad Anwar Sani dipilih oleh yayasan secara langsung untuk menjadi rektor IDAQU.

“Alhamdulillah, persiapan sudah hampir rampung. Kami terus membahas mulai dari penentuan visi, misi, rekrutmen dosen, pengurusan izin serta rencana pembangunan kampus,” ujar Anwar Sani.

IDAQU juga akan memberikan beasiswa-beasiswa untuk anak-anak berprestasi khususnya bagi para penghafal Al-Qur'an. “Semoga Allah iring perjalanan ini, perjuangan ini dengan niat yang mulia untuk melahirkan SDM yang tangguh dalam menjalankan dakwah melalui berbagai sektor. Aamiin,” harap Anwar Sani.

 

TOTAL DONATUR : 837
500.000
Hamba Allah
23 June 19
Semoga Allah melancarkan semua usaha. Aamiin
100.000
Puspita
22 June 19
Dengan ijin allah & kuasa allah semoga segera terlaksana pembangunan kampus pejung al quran.semoga allah mudahkan segala urusan saya, allah beri rizki yg banyak kpd saya agar saya bs bersedekah lebih banyak lg. Aamiin.
100.000
ambar
22 June 19
semoga pembangunan kampus berjalan lancar
50.000
Yenny
22 June 19
Ya Allah ya rahman ya rahim....hamba mohon ampunan dr segala dosa...mohon diberikan umur panjang, kesehatan, kesembuhan, dan dijauhkan dr segala musibah, penyakit, hal hal buruk, gangguan jin, setan, kejahatan makhlukMu. Ya Allah, hamba mohon kesembuhan, sehat spt sedia kala. Segera bisa berjalan, sehat lahir batin jasmani rohani, .aamiin aamiin ya Rabbal aalaminn. Ya Allah....kabulkan lah...aamiin....
100.000
Hamba Allah
21 June 19
YAA ALLAH BERIKAN PETUNJUK DAN KEPUTUSAN TERBAIKMU UNTUK HAMBAMU INI YG SEDANG GALAU, GELISAH DAN PENUH DENGAN KEMALASAN. AAMIIN
TAMPILKAN DONATUR LAINNYA
sedekah sekarang